Showing posts with label Senjata. Show all posts
Showing posts with label Senjata. Show all posts

Saturday, September 26, 2015

Kekuatan Baru Rusia T-14 Armata


 Dengan berakhirnya Perang Dingin dan runtuhnya Uni Soviet , momok kendaraan lapis baja Tentara Merah (Red Army) menghancurkan jalan melalui Fulda Gap adalah masa lalu , tetapi Rusia terus mengembangkan tank baru dan kendaraan lapis baja . Sementara itu, Amerika Serikat telah terus mengandalkan versi upgrade dari era Perang Dingin M1 Abrams dan Bradley.

Armata adalah keberangkatan dari praktek Soviet sebelumnya mengembangkan platform yang relatif sederhana , murah tapi khusus . Bahkan, Armata datang dalam berbagai versi seperti yang dibayangkan untuk sekarang sudah tidak berfungsi. Ada tank, IFV(Infantry Fighting Vehicle), sepotong artileri self-propelled dan sejumlah varian lainnya . Yang paling menonjol dari ini adalah T - 14 tank Armata

T-14 adalah peningkatan dari tank buatan Soviet dan Rusia sebelumnya, yang semuanya mengambil isyarat desain mereka dari pelajaran Tentara Merah melawan Wehrmacht selama Perang Dunia Kedua. Tank Soviet relatif sederhana, sangat kasar dan diproduksi dalam jumlah massal. Tank Soviet ditempatkan kurang penekanan pada pencocokan.


T-14, dari semua penampilan, tampaknya telah meninggalkan cara tradisional, Rusia merancang kendaraan lapis baja. Alih-alih desain yang relatif sederhana, T-14 dilengkapi dengan sejumlah fitur yang sangat maju yang belum pernah diterapkan di tank operasional di tempat lain di dunia. Selain itu, untuk pertama kalinya, militer Rusia tampaknya telah menempatkan kekuatan untuk awak bertahan hidup bila terkena serangan. Itu bisa menjadi akibat dari dorongan Rusia untuk memprofesionalkan militer dan mungkin karena demografi negara menurun.

Apa yang segera menetapkan Armata terlepas dari tank operasional lainnya adalah bahwa ia memiliki sebuah menara tak berawak. Keuntungannya adalah bahwa kompartemen awak secara fisik terpisah dari amunisi. Selanjutnya, tangki dilengkapi dengan baju besi dilaminasi pasif dikombinasikan dengan baja reaktif dan sistem proteksi aktif. "The Afghanit" sistem proteksi aktif diduga termasuk radar gelombang milimeter untuk mendeteksi, melacak dan mencegat putaran masuk. Diambil secara agregat, Armata menawarkan survivabilitas awak jauh-lebih baik daripada tank Rusia atau Soviet dari semua fitur ini pekerjaan sebelumnya.

Sumber

Friday, September 25, 2015

Penambahan Sistem Pertahanan Udara S-400 Di Bagian Timur Rusia



Sistem pertahanan udara S-400 telah dikerahkan untuk bagian timur Kamchatka Peninsula Rusia. Senjata generasi terbaru dengan jarak hingga 400 kilometer dapat menjatuhkan pesawat kecil dan rudal balistik nuklir 
 
36
unit perangkat keras militer untuk membentuk satu
resimen S-400 'Triumph' (NATO codename SA-21 Growler)  dikirim ke Kamchatka di bagian Timur dari Rusia Selatan melalui laut. Kementerian Pertahanan  mengatakan itu sudah dibongkar dan dibawa ke lokasi tetapnya dekat kota Petropavlovsk-Kamchatsky.Direncanakan bahwa 5 S-400 eselon akan melindungi langit Kamchatka.

 S-400 ini sudah melindungi langit di atas Moskow dan St Petersburg, dan Severomorsk - markas besar Armada Utara, wilayah Kaliningrad - yang paling bagian barat negara itu, terkunci antara Polandia, Lithuania dan Belarus dan rumah bagi Armada Baltik Rusia , dan juga daerah selatan dan pantai Laut Jepang di jauh ke Timur . 
S-400 adalah sistem anti-pesawat generasi baru, yang dapat dilengkapi dengan very long-range missiles (up to 400km), long-range (250km) and medium-range (120km) . Ini mampu menembak jatuh apa pun dari pesawat kecil untuk rudal jelajah seperti Tomahawk, dan bahkan rudal balistik bersenjata dengan hulu ledak nuklir. 
Selama beberapa tahun ke depan Rusia tidak berencana untuk mengekspor sistem. Rusia hanya akan menjual S-300. Namun, untuk kedepannya pengiriman S-400 telah membuat kesepakatan dengan China, yang menjadi negara bagian pertama pada daftar setidaknya delapan negara lain yang ingin mendapatkan tangan mereka di atasnya, termasuk Arab Saudi dan Turki.

Sumber

Tuesday, December 18, 2012

AK-47

AK-47 (singkatan dari Avtomat Kalashnikova 1947, Rusia: Автомат Калашникова образца 1947 года) adalah senapan serbu yang dirancang oleh Mikhail Kalashnikov, diproduksi oleh pembuat senjata Rusia IZhMASh, dan digunakan oleh banyak negara Blok Timur semasa Perang Dingin. Senapan ini diadopsi dan dijadikan senapan standar Uni Soviet pada tahun 1947. Jika dibandingkan dengan senapan yang digunakan semasa Perang Dunia II, AK-47 mempunyai ukuran lebih kecil, dengan jangkauan yang lebih pendek, memakai peluru dengan kaliber 7,62 x 39 mm yang lebih kecil, dan memiliki pilihan tembakan (selective-fire). AK-47 termasuk salah satu senapan serbu pertama dan hingga kini merupakan senapan serbu yang paling banyak diproduksi.

Konsep Desain
Meskipun mirip, Mikhail Kalashnikov menyangkal bahwa desainnya dibuat berdasarkan StG44 Jerman. AK-47 lebih tepat dikatakan sebagai campuran dari inovasi-inovasi pada tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, mekanik AK-47 lebih mirip M1 Garand daripada senapan-senapan Jerman. Locking lugs ganda, unlocking raceway, dan mekanisme pelatuk telihat mirip desain Amerika tersebut. Ini adalah hal yang wajar, mengingat bahwa jutaan M1 Garand telah sukses dipakai di segala penjuru dunia. Walau secara mekanis mirip dengan M1 Garand, konsep peluru, tata letak komponen, sistem gas, dan metode perakitan AK-47 jelas mirip dengan StG44.
Jeniusnya AK-47 adalah, bahwa desainnya paling tepat untuk produksi masal. Jadi AK-47 berhasil menggabungkan keunggulan M1 Garand dengan StG44, dan bisa diproduksi dengan cepat oleh Uni Soviet pada saat itu.
   

Sumber:  wikipedia


 Spesifikasi
Berat 4,3 kg
Panjang 870 mm (34¼ inci)
Panjang laras 415 mm (16,3 inci)

Peluru 7,62 x 39 mm
Mekanisme Operasi gas, bolt berputar
Rata² tembakan 600 butir/menit
Kecepatan peluru 710 m/s
Jarak efektif 300 m
Amunisi Magazen box 30 butir,
Magazen box RPK 40 butir,
Magazen drum RPK 75 butir
Alat bidik Bidikan besi

Monday, December 17, 2012

5 Senjata Paling Mematikan di Dunia

Mungkin selama ada keinginan menguasai, senjata-senjata pembunuh akan selalu dibuat oleh manusia. Tidak ada puas-puasnya manusia menciptakan senjata atau alat pembunuh, dan gawatnya semakin lama, senjata-senjata yang tercipta semakin kuat, efektif, efisien, dan yang pasti semakin mematikan.

Oke, berikut sejumlah senjata-senjata maut dan paling mematikan yang pernah dibuat oleh manusia:


1.Bom Napalm

Bom jenis ini sebenarnya sudah dipake oleh pihak sekutu pada tahun 1944 ketika digunakan untuk menekan pasukan Nazi Jerman yang sudah sangat terdesak. Bom ini berbeda dengan jenis bom-bom konvensional lainnya, dimana daya hancurnya sangat mengerikan, ibarat seperti disiram oleh lautan api yang sangat dahsyat. Bom ini juga digunakan di perang Vietnam untuk menghancurkan dan membakar pemukiman gerilyawan Vietcong yang bersembunyi di balik lebatnya hutan vietnam. Yang digunakan di vietnam sebenarnya berbeda dengan digunakan pada Perang Dunia II, dimana daya bakarnya jauh lebih lama (hingga 10 menit!) sehingga daya rusaknya jauh mengerikan. Dan suhu yang tercipta dari pembakarannya hingga mencapai 1.200 derajat celcius! Sungguh mengerikan...

Tersusun dari unsur low-octane gasoline, benzene dan polystyrene, bom jenis ini jadi jauh lebih berbahaya manakala pembuatannyapun sangat mudah sehingga orang biasa saja bisa membuatnya! Karena itulah senjata ini akan sangat berbahaya bila jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

2.Ranjau (Mine)

Sepintas alat jebak ledak ini hanyalah alat jebak yang hanya meledak dan menewaskan beberapa orang dalam sekali meledak. Namun jangan salah, ranjau adalah salah satu masalah yang paling ditakutkan, baik selama perang maupun sesudah perang. Kalau selama perang, bisa dimaklumi benda jenis ini tentu sangat berbahaya, tapi benda ini jauh lebih berbahaya ketika perang telah berakhir. Bisa dibayangkan benda-benda tersebut banyak tertanam dan (gawatnya) tidak pernah diketahui secara pasti dimana tepatnya benda-benda maut itu berada. Kamboja dan Vietnam adalah beberapa negara yang harus bekerja keras untuk membersihkan jutaan ranjau darat pasca perang yang mereka alami. Yang pasti, jutaan sipil telah menjadi korban, baik korban tewas maupun korban cacat akibat ranjau.


3.AK-47 Assault Rifle

Senjata buatan Uni Soviet rancangan Mikhail Kalashnikov adalah salah satu senapan serbu yang paling sukses yang pernah diciptakan di muka bumi ini. Betapa tidak, hampir di semua negara di muka bumi Angkatan Bersenjatanya menggunakan senapan hasil jiplakan dari senapan serbu Sturmgewehr 44 (StG44) milik Jerman pada masa PD II ini. Selain bandel dalam penggunaannya, juga senjata ini gampang sekali pengoperasian dan mudah untuk dibuat sendiri. Maka tak ayal, senjata ini kebanyakan yang beredar bukannya yang asli buatan Rusia, tapi banyakan dibuat secara licensi maupun bajakan, dan jumlahnya diperkirakan menjacai ratusan juta pucuk!

Bisa dibayangkan bagaimana populernya senjata ini, bahkan menjadi ikon bagi para pemberontak. Yang tidak bisa terbayangkan adalah sudah ratusan juta nyawa yang melayang akibat dari senjata yang bentuknya cukup unik ini, itu karena luasnya penggunaan oleh berbagai macam pihak, mulai dari tentara, polisi, hingga kaum pemberontak dan mafia!

4.Tsar Bomba

Mungkin Anda sudah tau bom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki, yaitu Little Boy dan Fat Man, yang mampu meratakan kedua kota tersebut. Namun, ada satu lagi senjata maha maut yang daya ledaknya 10 kali lebih dahsyat dari kedua bom tersebut bila disatukan.

Itulah Tsar Bomba, bom Hidrogen ciptaan Uni Soviet berkode RDS-220 Ivan. Bom gede ini diujicobakan pada tanggal 30 Oktober 1961 dari sebuah pesawat pembom Tu-95 di daerah Kepulauan Novaya Zemlya yang terpencil, dan daya ledak yang dihasilkan oleh bom bongsor ini adalah 50 Megaton!

Saking dahsyatnya bom ini menghasilkan bola api yang berdiameter 8000 meter, membentuk awan cendawan berdiameter 64 km dengan gelombang kejut yang dihasilkan mencapai angka 5,6 skala richter! Meskipun demikian, untunglah bom ini tidak pernah masuk dalam jajaran arsenal Uni Soviet karena terlalu besar dan dianggap sangat berbahaya bagi pesawat yang membawanya.

5.Kapal Selam Kelas Thypoon
Ini dia arsenal milik Rusia yang paling ditakuti oleh AS dan sekutunya, yaitu kapal selam bermisil nuklir kelas Thypoon. Dianggap kapal selam paling besar yang pernah dibuat di dunia, Thypoon sungguh-sungguh memiliki tongkrongan dan bobot yang luar biasa sangar dan besar. Dibangun pada tahun 80an, kapal selam ini memiliki bobot sekitar 26.000 ton, dengan panjang mencapai 175 meter dan lebar 23 meter. Selain besar, kemampuan senyapnya sangat luar biasa, plus ditambah kapal selam ini membawa sejumlah misil antar benua yang berkepala nuklir. Pantas saja AS dan Sekutunya sangat takut dengan kapal selam jenis ini. Mampu menjelajah dan berlama-lama dibawah laut, karena ditenagai oleh nuklir.

Mungkin kapal selam milik AS yang bisa menandingi Thypoon adalah kapal selam nuklir kelas Ohio, yang memiliki panjang 170 meter dan juga sama-sama membawa nuklir! So...bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya bila perang dingin benar-benar pecah!
Sumber : terselubung.blogspot.com